Anda berada di mode pratinjau.
(click to expand)
Cipta Media

Laporan Aktivitas Audiobook Sastra Indonesia

Oleh: Indah Darmastuti

Pelatihan reading, Rekaman, Sosialisasi web

Tanggal 07 Jan 2019
latihan reading bersama Mahasiswa UNS dan Teman-teman Difabel Daksa
Mendiskusikan konten Audiobooks
Jam 10:00 - 17:00
Lokasi Bentara Budaya
Alamat Jl. Slamet Riyadi No 284, Solo 51741
Daftar Hadir 1. Indah Darmastuti
2. Luna Kharisma
3. Dorothea Ayu
4. Widi Alfanie
5. Satya Adhi
6. Ratu Budi Sejati
7. Jepri Ristianto
8. Astuti Parengkuh
9. Tio
10. Komang Somawati
11. Pandu Satya
Tujuan 1. Pelatihan Reading: Aktivitas ini bertujuan melatih membaca dengan tepat untuk proses rekam. Karena beberapa narator bukan dari orang sastra bahkan saya melibatkan teman-teman difabel daksa, maka saya harus mengadakan pelatihan secara khusus. Saya mematok standart yang pas untuk teman-teman Difabel Netra. Termasuk mengajak mereka berdiskusi tentang kerja Audiobooks ini.
2. Merekam pembacaan cerpen dan Puisi
3. Mengolah, di dalamnya mencakup editing dan menggarap ilustrasi musik
Ringkasan
Hasil 1. Hasil dari pelatihan reading yang sangat saya rasakan adalah: kemampuan mereka membaca sastra sangat meningkat.
2. Mereka (terutama teman-teman difabel daksa) menemukan kepercayaan diri karena dilibatkan dalam kerja literasi ini.
3. Saya mendapat kesempatan banyak bertemu dan berkenalan dengan para difabel netra terutama setelah web difalitera.org saya launching dan unggah secara gratis serta mudah. Ada teman difabel netra yang tinggal di Makassar menghubungi saya untuk mengungkap kegembiraan-nya karena sudah ada sastra dalam bentuk audio yang bisa didapat secara gratis dan terbuka. karena memang selama ini mereka kurang mendapat akses atas ilmu pengetahuan termasuk sastra.
Evaluasi Selama mengerjakannya, seharusnya saya mengumpulkan para narator dalam waktu yang berbeda. Melatihnya dalam kelompok kecil. Karena ternyata ketika dilatih dalam kelompok besar, kurang efektif.
Rekomendasi Setelah kerja ini selesai, saya mendapat banyak sekali sambutan terutama dari teman-teman Difabel Netra di berbagai kota termasuk di luar pulau Jawa. Dan mereka ingin berkontribusi tetapi butuh dilatih ketrampilannya untuk menulis. Saya menganggap itu sangat mungkin apabila serius dikerjakan. Sehingga teman-teman difabel netra itu bukan hanya menikmati karya orang lain, tetapi juga karya mereka. Seandainya dimungkinkan dan didukung oleh Cipta Media, saya bersedia mengadakan workshop menulis untuk difabel, lalu menerbitkan tulisan mereka dalam bentuk fisik kemudian dialih-wahanakan dalam bentuk audiobooks.